Jumat, 05 Februari 2010

INSTALASI FREE BSD

Setelah berkenalan dengan FreeBSD, maka tiba saatnya untuk memikirkan hubungan yang lebih serius, yaitu dengan cara install donkk FreeBSDnya. Jangan cuman baca! tapi coba!
Postingan ini akan membahas minimal instalation untuk server/router dan sebangsanya, bukan untuk desktop. Karena itu GUI tidak saya sertakan.
Persiapan :
1. Seperangkat PC (CPU, keyboard dan monitor).
2. CD ISO FreeBSD (terserah versi berapa, karena instalasi hampir sama tiap versi).
Tahap instalasi :
1. Pasang HD dengan mode Primary master dan Boot dari CD.
2. Lakukan booting dan tunggu sampai keluar menu instalasi FreeBSD
3. Tekan enter atau tunggu 10 detik untuk Boot dengan FreeBSD.
4. Muncul menu select country, pilih US dengan menekan space/enter
5. Muncul mode instalasi, pilih custom dan akan muncul banyak menu
6. Pilih "Allocate disk" untuk melakukan partisi HD.
Pada sesi ini kita bisa membagi ruang HD kita sesuai keinginan. Apakah semua akan dipartisi ke freebsd (ufs) ataukah mau dibagi2, misalnya mau install Windows juga dalam satu HD tersebut. Dlm case ini penulis memilih menggunakan seleuruh HD dengan menghapus semua pastisi yg ada (tekan d) kemudian pilih "a" untuk mematisi seluruh HD ke ufs. Jika selesai tekan q untuk keluar dari FDISK partition editor.
7. Setelah itu pilih Standart, karena saya tidak menggunakan boot manager (hanya ada satu OS saja).
8. Setelah itu akan kembali ke menu custom installation (no. 5)
9. Pilih "Label"
Pada sesi ini, kita akan melakukan labelling pada partisi kita yang secara utuh disebut /dev/ad0. Yang harus kita lakukan adalah membagi partisi freebsd yang ada ke dalam beberapa slice yaitu :
a. / (besarnya dikasih 512MB saja cukup)
b. swap (2 kali memori, kali memorinya 64MB kasih 128MB)
c. /var (kasih 512MB atau 1GB cukup)
d. /usr (sisa HD, minimal 2GB)
cara untuk create a s/d d dengan cara tekan "c", masukkan besar sizenya misal : 128MB, pilih FS. Untuk swap (point b) pilih menu swap. Setelah selesai tekan "q".
Sebenarnya ada cara mudahnya, yaitu dengan cara menekan "a", maka partisi akan dibagi secara otomatis oleh sistem, dan tinggal tekan "q" untuk menyimpan setting.
10. Setelah selesai akan kembali ke menu custom install (no. 5)
11. Pilih "Distribution"
Selanjutnya akan muncul banyak pilihan, pilih "minimal" dengan menekan space. Kemudian lanjutkan dengan memilih "Custom"
- pilih "ports" (digunakan untuk memudahkan instalasi software lain.
- pilih "src" -> pilih "sys" (dengan menekan space). kembali ke menu paling atas tekan "exit", lakukan exit lagi sampai anda kembali ke menu custom installation (nomer 5).
12. Pilih media, pilih dari cd
13. Pilih commit dan biarkan proses instalasi sampai selesai.
Setelah selesai instalasi, anda akan ditanya apakah akan kembali ke menu utama, pilih saja tidak dan keluarkan cd dari cdrom dan bootinglah dari HD.
Jika kesulitan dengan langkah instalasi ini, maka anda bisa memilih standar pada langkah 4. Disitu menu akan muncul berurutan tanpa select2 menu.
Kesimpulan :
Untuk instalasi sebenarnya ada 5 tahap utama :
1. Boot dari CD
2. Partisi hardisk
3. Partisi slice (membuat / (baca : root), swap, /usr dan /var)
4. Memilih apa saja yang akan di install
5. Proses Instalasi
Mudah kan? kan?… jangan keder dulu.. dicoba dulu deh. pasti mudah!
Bagi yang udah praktek dari postingan ini kasih komen ya? berhasil apa ngga..
Kali aja bisa sharing2.. ^_*
dikutip dari http://www.wikusama.com/2009/01/12/instalasi-freebsd/

Read more: http://hanya-kutipan.blogspot.com/2009/02/install-free-bsd.html#ixzz0ei3cbRzJ
. 01 Februari 2009

Jumat, 15 Januari 2010

open source

Mungkin kita pernah mendengar orang berbicara mengenai open source tapi kita tidak mengerti apa itu open source. Sebelum saya menjelaskan tentang open source saya akan menjelaskan pengertian source. Source adalah perintah-perintah yang digunakan untuk membuat aplikasi. Jadi open source adalah source yang terbuka. Maksudnya bila kita bisa mengetahui source penyusun suatu software maka itu disebut open source. Tapi tidak cukup dengan hanya mengetahui saja tapi jika kita bebas menggunakan, mengembangkan, menyebarluaskan atau menggandakan aplikasi tersebut tanpa harus membayar izin atau lisensi kepada pembuat aplikasinya.

Open source software

Jika kita sudah mengerti apa itu open source selanjutnya saya akan menjelaskan tentang open source software. Open source software adalah software yang membuka/membebaskan source codenya untuk dilihat oleh orang lain dan membiarkan orang lain mengetahui cara kerja software tersebut dan sekaligus memperbaiki kesalahan atau kekurangan pada software tersebut. Dan salah satu keunggulannya adalah Open source software dapat diperoleh dan digunakan secara gratis tanpa perlu membayar lisensi. Pada umumnya orang mendapatkan software ini dari internet.

Konsep open source software pada intinya adalah membuka source code dari sebuah software. Dengan mengetahui logika yang ada di kode sumber, maka orang lain dapat membuat perangkat lunak yang sama fungsinya. Open source hanya sebatas itu. Artinya, tidak harus gratis. Kita bisa saja membuat perangkat lunak yang kita buka kode sumbernya, mempatenkan algoritmanya, medaftarkan hak ciptanya, dan tetap menjual perangkat lunak tersebut secara komersial.

definisi open source yang asli seperti tertuang dalam OSD (Open Source Definition) yaitu:

• Free Redistribution
• Source Code
• Derived Works
• Integrity of the Authors Source Code
• No Discrimination Against Persons or Groups
• No Discrimination Against Fields of Endeavor
• Distribution of License
• License Must Not Be Specific to a Product
• License Must Not Contaminate Other Software

Keberadaan open source software ini sangat ditunjang oleh internet. Mula-mula Open source software diambil dari internet kemudian digunakan oleh orang dan diperbaiki apabila ada kesalahan. Hasil perbaikan dari open source ini kemudian dipublikasikan kembali melalui internet yang memungkinkan orang lain menggunakan dan memperbaikinya. Dan begitulah seterusnya. oleh karena itu open source software akan terus berkembang dan tidak mungkin ketinggalan jaman.

Dalam segi keamanan penggunaan open source software cukup aman. Jika kita mengunakan software berlisensi kita tidak mungkin tahu apa saja perintah-perintah yang terjadi ketika kita meng-klik tombol instalasi software tersebut di komputer kita. Bila orang yang membuat software tersebut adalah orang jahat tentunya dia bisa menyisipkan perintah untuk menyalin data-data pribadi kita melalui software lisensi yang dia buat. Tentu kita tidak akan tahu maksud jahatnya bila belum melihat source yang dia buat bukan?. Tapi jika kita mengunakan software open source kita dapat melihat semua source dan perintah-perintah pemograman dengan jelas. Kita bisa mengetahui apakah ada kode jahat didalam aplikasi tersebut.

contoh open source software

  • PHP
  • MySQL
  • Linux
  • Apache (web server)
  • perl
  • fetchmail

Setelah melihat posting yang saya buat mungkin sekarang anda lebih mengetahui tentang open source. jika anda ingin memperdalam pengetahuan anda tentang open source anda dapat bergabung dengan komunitas-komunitas/forum open source yang sekarang sudah banyak di internet. Dan anda akan mengetahui info terbaru tentang open source.

Open Source menurut Wikipedia

adalah sistem pengembangan yang tidak dikoordinasi oleh suatu orang/lembaga pusat, tetapi oleh para pelaku yang bekerja sama dengan memanfaatkan kode sumber (source-code) yang tersebar dan tersedia bebas (biasanya menggunakan fasilitas komunikasi internet). Pola pengembangan ini mengambil model ala bazaar, sehingga pola Open Source ini memiliki ciri bagi komunitasnya yaitu adanya dorongan yang bersumber dari budaya memberi, yang artinya ketika suatu komunitas menggunakan sebuah program Open Source dan telah menerima sebuah manfaat kemudian akan termotivasi untuk menimbulkan sebuah pertanyaan apa yang bisa pengguna berikan balik kepada orang banyak.

Pola Open Source lahir karena kebebasan berkarya, tanpa intervensi berpikir dan mengungkapkan apa yang diinginkan dengan menggunakan pengetahuan dan produk yang cocok. Kebebasan menjadi pertimbangan utama ketika dilepas ke publik. Komunitas yang lain mendapat kebebasan untuk belajar, mengutak-ngatik, merevisi ulang, membenarkan ataupun bahkan menyalahkan, tetapi kebebasan ini juga datang bersama dengan tanggung jawab, bukan bebas tanpa tanggung jawab.

Sumber: Agung Putra Widyanto dan Wikipedia

OPEN SOURCE © 2008 Template by:
SkinCorner